Perubahan Kondisi Wanita Pada Saat Menstruasi
Menstruasi adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Periode ini penting dalam hal reproduksi.
Saat menstruasi, wanita akan mengalami pendarahan dari vagina selama kira-kira 2-7 hari dengan volume darah rata-rata sekitar 40mililiter. Tetapi ada juga sebagian wanita yang mengeluarkan darah yang lebih banyak. Volume pendarahan terbanyak selama menstruasi biasanya terjadi pada hari pertama dan kedua.
Dalam siklus menstruasi, perubahan kadar hormon di dalam tubuh wanita akan terjadi, khususnya pada masa sebelum menstruasi. Berubahnya jumlah hormon dapat menyebabkan dampak pada fisik dan emosi yang terkadang dapat muncul berhari-hari sebelum menstruasi. Gejala ini disebut sindrom prahaid (PMS).
Perubahan fisik yang biasanya muncul sebelum menstruasi.
- Lemas dan lelah.
- Sakit kepala.
- Perut kembung dan mual.
- Payudara yang membesar dan terasa nyeri.
- Kenaikan berat badan.
- Nyeri pada otot, sendi, punggung, serta perut bagian bawah.
- Berkurangnya gairah seks.
- Perubahan pada nafsu makan.
- Diare atau konstipasi.
- Merasa sedih atau depresi.
- Sering uring-uringan.
- Suasana hati yang tidak stabil.
- Sulit berkonsentrasi.
- Mudah menangis.
- Kecemasan berlebihan.
- Linglung dan pelupa.
- Turunnya rasa percaya diri.
Beberapa gejala tersebut akan berkurang saat menstruasi berlangsung dan berakhir beberapa hari setelah menstruasi. Namun gejala lainnya, terutama kenaikan berat badan, harus diatasi dengan mengkonsumsi pola makan sehat dan olahraga secara rutin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar